Adab memberikan nasehat (kalam Salafussholeh)

“Nasihatilah manusia dengan ilmu dan ucapanmu.’ Wahai pemberi nasihat, nasihatilah manusia dengan kesucian nuranimu dan kekuatan hatimu. Jangan kamu nasihati mereka dengan kebaikan lahirmu, sedangkan hatimu buruk.”[Hasan al-Basri rah.a.](*)

Bila engkau hendak memberikan nasehat kepadaku, berilah pada saat ku sendiri,dan janganlah engkau memberikan nasehat kepadaku di hadapan orang banyak.

Sesungguhnya nasehat yang dilakukan di hadapan orang banyak itu merupakan satu bentuk pencorengan, yang saya tidak suka mendengarnya.

Jika engkau tidak sepakat denganku (terhadap masalah ini) dan tidak menuruti perkataanku,maka jangan putus asa kalau (nasehatmu itu) tidak diikuti.[Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i, hal.79](**)

(*) firusfansuri.blogspot.com
(**) bisyarah.wordpress.com

Iklan

Tentang abizakii

"Seorang hamba Allah yang berusaha mengenal dan mencintai Nabi-Nya"
Pos ini dipublikasikan di Nasehat dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Adab memberikan nasehat (kalam Salafussholeh)

  1. arroudloh berkata:

    ‘Ammy,, Izin share..:-)
    Syukraaan..

    Ramadhan Mubarak… Maaf lahir dan batin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s