Keutamaan Sang Pembawa Risalah SAW

Imam Busyiri dalam Burdatul Mukhtarnya ketika mengungkapkan kebesaran baginda Muhammad, beliau menyatakan:

فاق النبيين فى خلق و فى خلق و لم يدانوه فى علم و لاكرم

“faaqun nabiyyina fi kholqin wa fii khuluqin walam yudaanuhu fi’ilmin wala karomihi”, beliau baginda Muhammad saw telah mengungguli segenap para nabi dan rosul baik paras keindahan wajahnya ataupun ahlak beliau baginda Muhammad SAW.

1.    Keindahan wajah Rasulullah saw
Apabila kita ingin mengetahui keindahan wajah baginda Muhammad SAW, dalam suatu hadits dikatakan bahwa sesungguhnya:

ان يوسف لاعطى بشطر الحسن

“Inna yusufa la u’ti bisyatril khasan”,  sesungguhnya Nabi Yusuf diberi oleh Allah SWT setengah dari keindahan paras yang ada di dunia ini. Maka ulama menyatakan “syitril khasan” yang dimaksud dalam hadist ini bukanlah keindahan sedunia tetapi yang dimaksudkan dengan sabda tersebut adalah “inna yususfa la u’tia syatra khasan min Rosulillah saw”,  Sesungguhnya nabi Yusuf yang kita kenal keindahan parasnya adalah setengah daripada kegantengan baginda nabi Muhammad shallallahu alaihiwa alaalihi washahbihi wasallam. Akan tetapi keindahan dan kebagusan paras baginda Muhammad SAW

قداضمرالله

“Qod adhmarallah”  terkadang  memang ditutup, tiada lain karena untuk menyampaikan risalah baginda Muhammad saw. Apabila keindahan paras beliau baginda Muhammad SAW, ditampakkan seindah-indahnya dimuka bumi ini, maka  risalah yang dibawa beliau tidak akan dapat tersampaikan. Karena orang-orang yang memandang wajah baginda Muhammad SAW, tak seorang pun yang kuat untuk memandang keindahan wajah baginda Muhammad SAW. Para ulama mengatakan bahwasanya nabi Yusuf hanya diberikan جمال (keindahan) tetapi tidak diberikan khidmah (kewibawaan) sebagaimana baginda Muhammad shallallahu alaihiwa alaalihi washahbihi wasallam.

2.    Keindahan Ahlaq Rasulullah saw
Imam Ali bin Muhammad Al-Habsyi mengatakan bahwa sesungguhnya:

ومامن خلق فى البرية محمودالاوهومتلقا عن زين الوجود

“wa maa min khulukin fii bariyatil mahmud illa wahuwa mutalaqqon anzainil wujud”,  Barometer akhlak mulia ada pada baginda Muhammad SAW. Jika suatu perbuatan itu dijalani Rasulullah, maka itulah yang disebut akhlak mulia.  Yang disebut akhlak mulia adalah budi pekerti Rasulullah  SAW, karena beliaulah barometer akhlak yang mulia. Tidak ada akhlak yang mulia  kecuali pada baginda Muhammad SAW.

3.    Keagungan ilmu baginda Muhammad saw.
Tidak ada seorangpun baik manusisa maupun nabi  yang memiliki tingkat keilmuan seperti baginda Muhammad SAW, sebagaimana dikatakan bahwa baginda Muhammad SAW adalah pembawa risalah al-Qur’an. sedangkan al-Qur’an ini, dinyatakan oleh ulama’ sebagai:

شامل للعلم اولين والاءخرين

“syaamilun lil’ilmin awwaliina wal akhiriin”. Al-Qur’an ini mencakup ilmu  yang ada semenjak diutusnya nabi Adam hingga nanti datangnya hari kiamat. Semua ilmu tercakup dalam al-Qur’an. Maka bagaimana dengan baginda Muhammad  yang dikatakan  كان خلقه القرأن“kaana khuluqul Qur’an”, baginda Muhammad adalah Qur’an yang berjalan, semua yang ada pada al-Qur’an semualah kehidupan baginda Muhammad SAW.  Maka sedikitpun tidak ada yang dapat mengungguli  ilmu keindahan akhlak baginda Muhammad SAW.

4.    Kedermawanan Rasulullah saw
Kedermawanan baginda Muhammad saw merupakan salah satu akhlaq beliau. Baginda Muhammad adalah nabi yang paling dermawan sehingga diriwayatkan oleh para sahabat bahwa mereka sungguh heran melihat baginda Muhammad SAW yang kadang membagi uang hingga lupa untuk keluarga dirumahnya. Beliau membagi uang tersebut kadang lupa atau kadang hingga tidak lagi mementingkan kebutuhan keluarganya. Hal tersebut menunjukkan kedermawanan beliau baginda  Muhammad. Diriwayatkan suatu kali ada seorang yang kafir mendekat kepada Rasulullah dan menyatakan permintaannya dengan akan harta beliau (ghanimah-harta rampasan perang), kemudian  dikatakan oleh baginda Muhammad SAW  “berikan wahai sahabat ghanimah sebanyak 2 gunung”. Rasulullah meminta sahabat untuk memberikan ghanimah sebanyak 2 gunung yang berisi ternak, makanan, dan harta rampasan lain untuk diberikan kepada orang kafir tersebut. Kemudian ketika diberikan semua ghanimah tersebut kepada  orang kafir dan selanjutnya dibagikan untuk penduduk satu kampung, kemudian ia (kafir) mengatakan kepada orang-orang kampung:

ياايهاالناس اتبعوامحمدافانه يعطى ولم يخش الفقر

“wahai manusia ikuti nabi besar Muhammad karena beliaulah orang yang memberi tidak takut faqir”. Tidak ada orang yang berani memberikan segala-galanya hingga dalam hatinya tidak takut faqir kecuali baginda Muhammad SAW. Sahabat Rasulullah  mengatakan bahwa:

ماطولب حاجةالاواعطى

“maa tuliba haajatan illa wa’a’tho”,  “nabi Muhammad tidak pernah diminta (kemudian) menolak dalam seumur hidup beliau”. Siapapun yang meminta beliau tidak pernah menolak permintaan tersebut. Tidak akan pernah keluar perkataan  “tidak” dari lisan beliau Muhammad SAW ketika diminta bantuan.
Itulah baginda  Muhammad SAW yang tiada lain beliau adalah kiblat arwah kita, yang tiada lain  beliaulah yang kita tuju. imam Ali bin Muhammad Al Habsyi beliau mengatakan “bil baabi kuntu wa antum a’dhzomu matlabin”, “di pintu Allah  aku bersimpuh dan yang menjadikan  tuntutan  pertamaku adalah pintu Baginda Muhammad SAW yang kucari pertama ketika nanti aku dibangkitkan oleh Allah SWT adalah beliau baginda  Muhammad SAW karena beliaulah muawwali, beliaulah mu’tamadzi, beliaulah yang selalu aku gapai  untuk aku mendapatkan kesenagan di dunia dan kesenangan di kahirat tiada lain beliau baginda Muhammad SAW.
Sebenarnya jikalau tinta sebanyak gudangpun g’ cukup untuk menulis keutamaan, keindahan pribadi & akhlaq rosululloh akan tetapi dengan yang sedikit ini semoga kita bisa meniru dan selalu meneladani ke-pribadian sang penyampai Risalah aminnnnnnnn.

Sumber : anwartaufiq.com

Gambar : eviandrianimosy.blogspot.com

Tentang abizakii

"Seorang hamba Allah yang berusaha mengenal dan mencintai Nabi-Nya"
Pos ini dipublikasikan di Rasulullah SAW dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s