<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sirah Muhammad Rasulullah SAW</title>
	<atom:link href="http://abizakii.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abizakii.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Shollu &#039;Alan Nabiy Muhammad&#34;</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 08:48:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='abizakii.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b0ce8c892ff41b6ddccc8a4a9a206b6f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Sirah Muhammad Rasulullah SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abizakii.wordpress.com/osd.xml" title="Sirah Muhammad Rasulullah SAW" />
	<atom:link rel='hub' href='http://abizakii.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memenuhi Sebuah Harapan</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/09/24/memenuhi-harapan/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/09/24/memenuhi-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 02:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riwayat]]></category>
		<category><![CDATA[imam ahmad bin hambal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3865</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah riwayat diceritakan, suatu saat Imam Ahmad bin Hambal datang ke suatu tempat yang jauh dari negerinya untuk mengambil hadits dari seorang ulama yang dia ketahui banyak meriwayatkan hadits Nabi SAW. Sesampainya di kediaman sang syaikh, Imam Ahmad menjumpai &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/09/24/memenuhi-harapan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3865&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-3867" title="harapan" src="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/09/images.jpg?w=640" alt=""   />Dalam sebuah riwayat diceritakan, suatu saat Imam Ahmad bin Hambal datang ke suatu tempat yang jauh dari negerinya untuk mengambil hadits dari seorang ulama yang dia ketahui banyak meriwayatkan hadits Nabi SAW.</p>
<p>Sesampainya di kediaman sang syaikh, Imam Ahmad menjumpai syaikh itu sedang memberi makan puluhan ekor anjing.</p>
<p>Melihat kedatangan Imam Ahmad, sang syaikh mempersilakannya untuk menunggu di dalam rumah.Imam Ahmad masuk ke dalam rumah dan duduk menunggu syaikh <span id="more-3865"></span>memberikan hadits kepadanya.<br />
Setelah beberapa lama ia menunggu, syaikh tak juga kunjung masuk ke dalam rumah menemuinya, seakan-akan syaikh tidak mempedulikan kedatangannya.</p>
<p>Merasa terlalu lama tidak diperhatikan oleh tuan rumah, Imam Ahmad bermaksud beranjak dari tempat duduknya untuk menemui syaikh. Namun, tiba-tiba syaikh muncul dari luar dan menghampirinya.</p>
<p>Setelah bertanya asal, maksud, dan tujuan Imam Ahmad, sang syaikh berkata, “Mohon maaf bila aku tidak segera menemuimu dan memenuhi harapanmu datang kemari. Aku melakukan ini karena mengamalkan hadits Rasulullah SAW, <strong>‘Barang siapa memutuskan harapan seseorang yang berharap padanya, niscaya Allah memutuskan harapannya, dan orang tersebut tidak akan masuk ke dalam surga.’</strong> Aku mengetahui engkau mengharapkan sesuatu dariku. Namun di depan tadi ada banyak sekali anjing yang datang, tidak seperti biasanya. Mereka datang dalam keadaan lapar. Mereka tengah mengharap makanan dariku. Itulah sebabnya aku memenuhi dahulu harapan mereka, karena lebih dahulu datang ke tempat ini daripada engkau. Setelah harapan mereka terpenuhi dan semuanya merasa kenyang dengan makanan yang aku berikan, barulah aku menemuimu di sini.”</p>
<p>Imam Ahmad kagum dengan ketinggian akhlaq dan ketaqwaan syaikh yang didatanginya itu, dan ia pun kemudian mengambil hadits yang syaikh sampaikan tersebut dan meriwayatkannya.</p>
<p><em>[Riwayat ini disampaikan oleh Habib Umar bin Abdurrahman Assegaf di majelis bulanan Zawiyah alKisah]</em></p>
<p>Sumber :<a href="http://www.majalah-alkisah.com/index.php/zawiyah/517-habib-umar-bin-abdurrahman-assegaf-kematian-gerbang-penyesalan">majalah alkisah</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/riwayat/'>Riwayat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3865/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3865&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/09/24/memenuhi-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/09/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">harapan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Debu dikaki yang dihargai Allah</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/06/04/debu-dikaki-yang-dihargai-allah/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/06/04/debu-dikaki-yang-dihargai-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 04:29:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[habib Munzir bin fuad almusawa]]></category>
		<category><![CDATA[hadist]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3839</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Ubaayah radiyallahu anhu mendengar bahwa Nabi Saw bersabda ketika salah seorang sahabat menuju shalat jum’at bahwa Nabi saw bersabda &#8220;“Man ighbarrat qadamaahu fi sabiilillahi harramahullahu alannaar”&#8221; barangsiapa yang berdebu kakinya menuju ke jalan Allah, Allah haramkan ia dari api &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/06/04/debu-dikaki-yang-dihargai-allah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3839&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/06/jalankaki.jpg?w=250&#038;h=375" alt="" width="250" height="375" />Ketika Ubaayah radiyallahu anhu mendengar bahwa Nabi Saw bersabda ketika salah seorang sahabat menuju shalat jum’at bahwa Nabi saw bersabda &#8220;“<strong>Man ighbarrat qadamaahu fi sabiilillahi harramahullahu alannaar</strong>”&#8221; barangsiapa yang berdebu kakinya menuju ke jalan Allah, Allah haramkan ia dari api neraka.</p>
<p>Hadist ini bukan untuk perjalanan jihad saja karena hadits ini teriwayatkan saat- saat waktu menuju shalat jum’at dan juga di semua langkah yang menuju ke tempat kemuliaan, majelis – majelis dzikir, majelis – majelis ta’lim, masjid, shalat jama’ah, dan hal – hal yang diridhoi Allah. Maka debu yang sampai di kaki kita itu sangat dihargai oleh Allah.<span id="more-3839"></span></p>
<p>Adakah yang lebih mencintai para tamunya melebihi Allah?, menghormati para tamunya hingga debu yang terinjak di kaki mereka itu membuat mereka diharamkan oleh Allah dari api neraka. Sampai debu di kaki mereka diperhatikan oleh Allah, kaki mereka yang bersih, barangkali terkena debu saat melangkah menuju masjid maka itu membuatnya haram dari api neraka.</p>
<p>Demikian indahnya Allah Swt menghargai debu dari setiap kakiku dan kaki kalian menuju keridhoan Ilahi. Ini baru langkah kaki dan debu yang menyentuh, lebih lagi jiwa menuju keridhoan Allah. Jiwa yang mencintai dan merindukan Allah Swt. Bagaimana sambutan kehormatan Allah, seorang tamuku datang ke masjid, ke Baitullah, ke istana keridhoan Allah sampai berdebu kakinya maka ia diharamkan dari api neraka. Bagaimana dengan niat mulianya, bagaimana jika ia sudah duduk berdzikir, bertaubat, berdoa.</p>
<p>Demikian agungnya Rabbul Alamin, bukalah pintu keluasan dan kedermawanan Allah dan pahamilah seluas – luasnya didalam sanubarimu, kau akan merasakan samudera agung itu melimpahkan Rahmat-Nya setiap waktu dan kejap. Karena itulah perbuatan Allah. Kita dalam keadaan lupa, dalam keadaan dzikir, dalam keadaan bangun, dalam keadaan terjaga, ngobrol, bicara dan lainnya, namun Rabbul Alamin tiada henti menumpahkan Rahmat kepada yang dikehendakinya. “Rahmatiy wasi’at kulla syai’ (QS Al A’raf 156) <strong>” Rahmat-Nya sampai kepada segala sesuatu&#8221;</strong></p>
<p>Sumber : <a href="http://majelisrasulullah.org">Ceramah Alhabib Munzir Al Musawa (majelisrasulullah)</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/ceramah/'>Ceramah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3839/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3839&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/06/04/debu-dikaki-yang-dihargai-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/06/jalankaki.jpg?w=200" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mukjizat Rasulullah Saw.</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/26/mukjizat-rasulullah-saw-2/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/26/mukjizat-rasulullah-saw-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 May 2011 00:39:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani]]></category>
		<category><![CDATA[mu'jizat nabi muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Sirah nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3833</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Salah satu mukjizat Rasulullah saw. Adalah Alquran al-Karim,dan ini merupakan mukjizat terbesar. Mukjizat yang lain adalah: pembedahan dada beliau oleh malaikat; Isra’mi’raj;kabar beliau (kepada kaum Quraisy) tentang Bait al-Muqaddas;bulan terbelah &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/05/26/mukjizat-rasulullah-saw-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3833&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://abizakii.files.wordpress.com/2010/07/rasulullah11.jpg?w=300&#038;h=224&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /><strong>Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani</strong></p>
<p>Salah satu mukjizat Rasulullah saw. Adalah Alquran al-Karim,dan ini merupakan mukjizat terbesar. Mukjizat yang lain adalah: pembedahan dada beliau oleh malaikat; Isra’mi’raj;kabar beliau (kepada kaum Quraisy) tentang Bait al-Muqaddas;bulan terbelah dua; peristiwa yang terjadi ketika beliau keluar rumah berangkat hijrah (ketika itu kaum Musyrik Quraisy bersepakat membunuh beliau. Pada saat itu beliau keluar dari rumah,mereka yang mengepung beliau semuanya mengantuk hingga beliau dengan laluasa dapat melewati mereka). Dalam Perang Badr beliau mengambil segenggam pasir lalu dilemparkan kea rah pasukan musuh, sehingga setiap musuh yang terkena butiran pasir jatuh terjungkal dan mati. <span id="more-3833"></span></p>
<p>Demikian pula yang beliau lakukan pada Perang Hunain sehingga musuh berhasil dikalahkan. Ketika Suraqah bin Malik mengejar beliau dalam perjalan hijrah ke Madinah,kaki kuda yang ditungganginya terperosok ke tanah dan terjepit di dalamnya.</p>
<p>Kambing betina milik Ummu Ma’bad yang belum pernah kawin, ketika teteknya diuasp-usap Rasulullah saw., tiba-tiba dapat mengeluarkan susu demikian banyak untuk diminum rombongan beliau bersama Ummu Ma’bad. Bahkan dapat mengisi penuh qirbah (wadah air terbuat dari kulit) untuk bekal melanjutkan perjalanan ke Madinah.</p>
<p>Terkabulnya doa beliau ketika memohon kepada Allah agar agama Islam diperkuat dengan masuknya ‘Umar bin al-Khaththab r.a. Terkabulnya doa beliau ketika memohon kepada Allah agar ‘Ali bin Abi Thalib disembuhkan dari penyakit mata dan dikebalkan badannya dari gangguan udara panas dan dingin. Seketika itu juga doa beliau terkabul dan ‘Ali dapat memimpin pasukan bersenjata dalam Perang Khaibar melawan Yahudi.</p>
<p>Dalam suatu perperangan, mata Qatadah bin Nu’man terkena senjata musuh hingga biji matanya keluar. Dengan pertolongan Allah, Rasulullah saw. Berhasil mengembalikan biji mata Qatadah dan sembuh seketika itu juga. Terkabulnya doa beliau ketika mohon kepada Allah agar ‘Abdullah bin al-‘Abbas dikaruniai kecerdasan untuk menakwil dan mendalami ilmu-ilmu agama. Unta milik Jabir yang pada mulanya kalah berpacu,namun setelah Rasulullah saw. Mendoakan, unta itu menang berpacu saat itu.</p>
<p>Terkabulnya doa beliau agar Anas dikaruniai umur panjang, mempunyai banyak harta dan anak keturunan. Pohon kurma milik Jabir yang mulanya berbuah sedikit,setelah didoakan Rasulullah saw. Bias berbuah banyak sehingga Jabir dapat melunasi utang-utangnya. Bahkan buah kurmanya masih tersisa 13 takar (wusq).</p>
<p>Terkabulnya doa beliau ketika memohon agar Allah menurunkan hujan. Seketika itu juga hujan turun selama satu minggu penuh. Setelah itu beliau memohon agar hujan berhenti,awan sirna dan cuaca berubah menjadi cerah. ‘Utaibah bin Abu Lahab, orang yang sangat memusuhi Allah dan Rasul-Nya,atas permohonan Rasulullah saw. Dan doa beliau, ia mati diterkam singa, di daerah az-Zarqa’,negeri Syam.</p>
<p>Pada malam bi’tsah Rasulullah saw.,batu dan pohon mengucapkan salam, “Assalamu’alaikum, ya Rasulullah!” Mengenai hal itu beliau mengatakan, “Aku tahu bahwa ada batu di Makkah yang mengucapkan salam kepadaku beberapa saat sebelum aku diangkat menjadi Nabi dan Rasul.” Ada pula sebatang pohon yang bergerak mendekati beliau, dan batu yang digenggamnya bertasbih (mengagungkan kesucian Allah).</p>
<p>Ketika beliau hendak dibunuh dengan racun dalam makanan yang dihadiahkan seorang perempuanYahudi, tiba-tiba daging masakan di dalam hidangan itu memberi tahu beliau</p>
<p>Seekor unta mengeluh kepada beliau karena diberi makan sedikit dan diperkerjakan terlalu berat</p>
<p>Beliau memberitahu para sahabat bahwa kelak aka nada kelompok dari umatnya yang akan mengarungi samudera,termasuk di dalamnya seorang wanita bernama Ummu Haram binti Milhan. Dan ucapan beliau menjadi kenyataan.</p>
<p>Kepada ‘Utsman bin ‘Affan r.a. beliau memberitahu bahwa dia akan menghadapi malapetaka besar. Itu juga terbukti di kemudian hari ‘Utsman r.a. mati terbunuh saat berkedudukan sebagai Khalifah.</p>
<p>Kepada kaum Anshar beliau mengatakan,”Sepeninggalku, kalian akan mengutamakan golongan sendiri.” Itu juga terbukti beberapa saat setelah beliau wafat.</p>
<p>Mengenai cucu beliau,al-Hasan bin ‘Ali r.a., beliau berkata,”Anakku ini-yakni Hasan-seorang Sayyid (Pemimpin). Dengannya Allah akan mendamaikan dua golongan besar kaum muslimin.” Itu terbukti dengan terwujudnya kesepakatan antara para pengikut Imam ‘Ali bin Abi Thalib dan para pengikut Mu’awiyah bin Abi Sufyan.</p>
<p>Beliau memberitahu para sahabat tentang terbunuhnya al-‘Unsi al-Kadzdzab dan orang yang membunuhnya. Padahal di malam terjadinya pembunuhan itu al-‘Unsi berada di Shan’a(Yaman) dan beliau berada di Madinah.</p>
<p>Kepada Tsabit bin Qais beliau berkata,”Engkau akan hidup terpuji dan akan mati syahid.” Kemudian terbukti Tsabit gugur sebagai pahlawan dalam Perang di Yamamah.</p>
<p>Seorang lelaki meninggalkan agama Islam (murtad) dan kembali bergabung dengan kaum Musyrik. Ketika Rasulullah mendengar kematiannya, beliau berkata,”Bumi tidak sudi menerimanya.” Itu terbukti ketika mayatnya dibuang ke laut.</p>
<p>Seorang lelaki diminta oleh Rasulullah saw. Supaya makan dengan tangan kanannya, tetapi ia menjawab,”Tidak bias.” Beliau berkata, “Engkau tidak akan bias.” Sejal itu orang tersebut tidak bias sama sekali mengangkat tangan kanannya sampai ke mulut.</p>
<p>Pada hari jatuhnya kota Makkah ke tangan kaum Muslim, banyak berhala terpancang di sekitar Ka’bah. Raslululla saw. Dengan tongkat pendeknya menuding kearah berhala-berhala itu sambil berucap, “Kebenaran telah tiba dan kebatilan pasti lenyap.” Seketika itu juga berhala-berhala itu runtuh berjatuhan.</p>
<p>Dalam Perang Khandaq,Rasulullah saw. Memberi makan pasukan Muslim dengan setakar gandum. Semuanya makan hingga kenyang,bahkan sisanya masih banyak. Pada waktu makan berikutnya Rasulullah saw. Hanya mempunyai sedikit kurma bagi pasukan Muslim. Beliau lalu menyuruh orang mengumpulkan sisa-sisa kurma yang tercecer di atas hamparan, lalu beliau berdoa memohon berkah. Sisa-sisa kurma yang terkumpul itu kemudian menjadi banyak hingga cukup dibagikan kepada semua pasukan. Pada saat yang lain Abu Hurairah r.a. datng kepada Rasulullah membawa sedikit kurma. Ia minta agar beliau berdoa memohon berkah. Permintaannya dikabulkan dan beliau berdoa. Abu Hurairah menceritakan kesaksiannya sendiri sebagai berikut,”Dari kurma itu saya keluarkan sekian takar untuk perjuangan di jalan Allah. Kami sendiri makan dari kurma itu dan baru habis pada masa kekhalifahan ‘Utsman bin ‘Affan r.a.”</p>
<p>Abu Hurairah r.a. menuturkan, pada suatu hari dia meminta Rasulullah saw. Berdoa agar tsarid (semacam bubur kental terbuat dari terigu dan susu ) yang berada di dalam qush’ah (piring besar ) cukup untuk dimakan bersama oleh beberapa orang sahabat. Setelah berdoa beliau mengambil sejumput tsarid yang berlepotan di pinggir qush’ah dengan jari-jari tangannya,kemudian berkata,”Makanlah, Bismillah!” Abu Hurairah mengakhiri penuturannya dengan berucap, “Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya, baru saja makan sedikit,aku sudah kenyang.”</p>
<p>Pernah terjadi air memancar dari sela-sela jari Rasulullah saw. Hingga semua rombongan beliau dapat minum sepuas-puasnya dan dapat berwudhu. Padahal jumlah mereka tidak sedikit,yaitu sekitar 1400 orang.</p>
<p>Pada suatu musim kering,di tengah perjalanan disertai rombomgan, beliau menyuruh orng mencari air semangkuk. Kemudian Rasulullah saw. Memasukkan jari-jarinya ke dalam air itu seraya berkata, “Marilah semua ke sini!” Semuanya dating mendekati beliau lalu berwudhu. Air di dalam mangkuk itu tak kunjung habis,padahal jumlah mereka antara 70 sampai 80 orang.</p>
<p>Dalam Perang Tabuk hampir tak seorang pun dari pasukan Muslim yang menemukan air untuk diminum. Karena nyaris tak sanggup menahan dahaga, mereka melapor kepada Rasulullah saw. Beliau lalu mengambil anak panah dari Kinanah lalu beliau tancapkan di tanah. Air memancar sangat deras sehingga semua pasukan yang berjumlah 30.000 orang dapat minum sepuas-puasnya.</p>
<p>Di suatu tempat yang disinggahi Raulullah saw., penduduknya mengeluh karena semua air di sana bercampur kotoran dan tidak dapat diminum. Bersama beberapa orang sahabat, beliau mendatangi  sebuah sumur lalu meludahinya. Tiba-tiba sumur itu menggelegak penuh dangan air sejuk dan bersih, hingga semua penduduk dapat tertolong.</p>
<p>Pada suatu hari seorang wanita datang menghadap Rasulullah saw. Membawa anak kecil berkepala botak karena penyakit. Rasulullah saw. Lalu mengusapkan tangannya pada kepala anak itu, dan seketika itu juga rambutnya tumbuh meratai kepala dan sembuh pula penyakit yang dideritanya. Ketika penduduk Yamamah mendengar kejadian itu ada seprang wanita mencoba datang kepada Musailamah (tokoh setempat yang mengaku dirinya “Nabi”) membawa juga anak kecil tidak berambut. Masailamah mengusap kepalanya berulang-ulang, tetapi kepala anak itu tetap botak.</p>
<p>Dalam perang Badr, pedang ‘Ukasyah patah. Rasulullah saw. Memberinya sebatang kayu sebagai pengganti. Di tangan ‘Ukasyah kayu itu berubah menjadi pedang. Usai perang kayu itu masih tetap dia pegang.</p>
<p>Dalam Perang Khandaq (Perang Ahzab) pasukan Muslim menghadapi kesulitan memecahkan sebuah batu besar dank eras pada saat mereka sedang menggali parit-parit pertahanan. Batu yang tak dapat dipecahkan dengan palu besar itu pada akhirnya dipukul oleh Rasulullah saw. Dengan tangan hingga hancur berkeping-keping.</p>
<p>Seorang yang menderita patah kaki datang kepada Rasulullah saw. Mohon pertolongan, Rasulullah saw. Lalu mengusapkan kaki yang patah itu, dan sembuhlah seketika, hingga orang itu seolah-olah tidak pernah sakit sebelumnya.</p>
<p>Bentuk-bentuk mukjizat Rasulullah saw. Banyak sekali, nyaris tak dapat dihitung dan dicatat seluruhnya.</p>
<p><span style="color:#888888;">Sumber : Buku Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW ( Alhawaadits wa al ahwaal an Nabawiyyah) [Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Penerbit : Darul Hidayah Hal 61-67]</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3833/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3833&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/26/mukjizat-rasulullah-saw-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abizakii.files.wordpress.com/2010/07/rasulullah11.jpg?w=300&#38;h=224" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mutiara Hikmah Al Imam As Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani-tentang Rasulullah SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/15/mutiara-hikmah-al-imam-as-sayyid-muhammad-bin-alawi-al-maliki-al-hasani-tentang-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/15/mutiara-hikmah-al-imam-as-sayyid-muhammad-bin-alawi-al-maliki-al-hasani-tentang-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 May 2011 03:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Habaib]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3826</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya termasuk sesuatu yang seharusnya (kita) mengetahui dan mengajarkannya serta mencurahkan perhatian padanya adalah pembahasan tentang ilmu-ilmu kenabian dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad Saw”. “Sekalipun banyak para penulis telah memenuhi kitab-kitab mereka yang berjilid-jilid dengan mengungkap keutamaan Nabi Muhammad SAW &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/05/15/mutiara-hikmah-al-imam-as-sayyid-muhammad-bin-alawi-al-maliki-al-hasani-tentang-rasulullah-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3826&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alfirqahannajiah.files.wordpress.com/2010/07/haul-abuya-maliki.jpg"><img class="alignleft" title="haul abuya maliki" src="http://alfirqahannajiah.files.wordpress.com/2010/07/haul-abuya-maliki.jpg?w=225&#038;h=300&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>“Sesungguhnya termasuk sesuatu yang seharusnya (kita) mengetahui dan mengajarkannya serta mencurahkan perhatian padanya adalah pembahasan tentang ilmu-ilmu kenabian dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad Saw”.</p>
<p>“Sekalipun banyak para penulis telah memenuhi kitab-kitab mereka yang berjilid-jilid dengan mengungkap keutamaan Nabi Muhammad SAW tentunya mereka masih terlalu lemah dan tidak mampu untuk mengumpulkan semua (kemuliaan) yang ada pada diri beliau dari sifat-sifat mulia dan perkara-perkara yang baik lagi suci”.<span id="more-3826"></span></p>
<p>“Sesungguhnya kemuliaan beliau Saw bukanlah terambil karena kefanatikan atau kedudukan atau kekayaan dan tidak pula karena besarnya kaum saat itu dimana beliau berada, (kemuliaan beliau Saw) tidak juga hanya karena tingginya nasab keluarga, akan tetapi kemuliaan beliau adalah karena keagungan pribadi beliau, sempurnanya akhlak (budi pekerti) beliau dan luasnya pandangan beliau Saw. Sungguh beliaulah tauladan yang paling tinggi sebagai Insan Kamil (manusia yang paripurna)”.</p>
<p>“Telah ditetapkan (dalam banyak riwayat) bahwa Nabi Muhammad Saw telah diberikan oleh Allah ketampanan yang sempurna. Namun ketampanan ini dihiasi oleh dua hal yang agung, yaitu kewibawaan yang besar dan cahaya yang memancar, sehingga tidak pernah ada seorang pun yang terfitnah ketika memandang wajah beliau Saw”.</p>
<p>“Sesungguhnya sirah (kisah) Nabi Muhammad Saw dan para sahabat serta sejarah perjalanan mereka adalah tauladan yang baik untuk membantu metode dakwah para da’i bahkan dapat dijadikan sumber yang luas untuk menambah kekuatan iman dan hubungan keagamaan mereka (para da’i). Mereka dapat mendulang dari kisah atau sejarah itu cahaya iman dan dapat menyalakan semangat pada hati-hati mereka (untuk berdakwah)”.</p>
<p>“Daripada tanda-tanda seorang pecinta Allah adalah mengikuti Habibullah (kekasih Allah) yaitu Nabi Muhammad SAW dalam akhlak beliau, perilaku beliau, perintah-perintah dan sunnah-sunnah beliau”.</p>
<p>“Daripada keutamaan Allah yang dengannya Dia telah memuliakan umat ini dan mengistimewakannya dari umat terdahulu, adalah terdapatnya kubur Nabi dan Pemimpin kita Rasulullah SAW secara pasti dan meyakinkan, tidak ada keraguan dan kesamaran”.</p>
<p>“Tidak disangsikan lagi bahwa doa-doa Nabawiyah (yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad Saw) adalah dasar awal yang dapat dibuat pegangan, tidak akan meragukan itu siapa pun yang memiliki akal. Maka kalam (sabda/doa) pemimpin manusia (Rasulullah Saw) adalah pemimpin kalam seluruh manusia”.</p>
<p>Di ambil dari kitab “Mutiara Ahlu Bait Dari Tanah Haram”.</p>
<p>Sumber : <a href="http://alfirqahannajiah.wordpress.com/2010/07/21/mutiara-hikmah-al-imam-as-sayyid-muhammad-bin-alawi-al-maliki-al-hasani-tentang-rasulullah-2/">alfirqahannajiah.wordpress.com</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/habaib/'>Habaib</a>, <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3826/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3826&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/15/mutiara-hikmah-al-imam-as-sayyid-muhammad-bin-alawi-al-maliki-al-hasani-tentang-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alfirqahannajiah.files.wordpress.com/2010/07/haul-abuya-maliki.jpg?w=225&#38;h=300" medium="image">
			<media:title type="html">haul abuya maliki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nama-nama Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/04/nama-nama-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/04/nama-nama-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 00:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[As-Sayyid Muhammad bin Alwiy Al-Maliki Al-Hasani]]></category>
		<category><![CDATA[nama nabi muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Sirah nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3814</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Nabi Muhammad SAW pernah bersabda berkenaan dengan nama-nama beliau : &#8220;Aku  adalah Muhammad,aku adalah Ahmad dan al-Mahi (penghapus) yang dengannya Allah menghapus kekufuran. Aku adalah al-Hasyir (pengumpul) yang dengan jejakku &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/05/04/nama-nama-nabi-muhammad-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3814&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani</strong></p>
<p>Nabi Muhammad SAW pernah bersabda berkenaan dengan nama-nama beliau : &#8220;Aku  adalah <strong>Muhammad</strong>,aku adalah <strong>Ahmad</strong> dan <strong>al-Mahi</strong> (penghapus) yang dengannya Allah menghapus kekufuran. Aku adalah <strong>al-Hasyir</strong> (pengumpul) yang dengan jejakku Allah mengumpulkan umat manusia. Aku adalah <strong>al-‘Aqib</strong> (Pamungkas) karena tak ada nabi lagi sesudahku&#8221;. Dalam sebuah riwayat: <strong>&#8220;</strong>Aku adalah<strong> al-Muqaaffa </strong>(yang ditakuti),aku adalah<strong> Nabi at-Taubah </strong>dan<strong> Nabi ar-Rahmah&#8221;</strong>.Dalam shahih Muslim: <strong>&#8220;Nabi al-Mulhimah&#8221;</strong>.</p>
<p>Alquran al-Karim menyebut beliau dengan beberapa sebutan: <strong>Basyir</strong> (pembawa kabar gembira),<strong>Nadzir</strong> (pemberi peringatan), <strong>Siraj al-Munir</strong> (Pelita Penerang),<strong>Ra’uf</strong> (Penyantun),<strong>Rahim</strong> (penyayang),<strong>Rahmatan lil-‘alamin</strong> (Rahmat bagi alam semesta), <strong>Muhammad,Ahmad,Thaha,Yasin,Muzzammil</strong> (Orang yang berselimut), dan <strong>‘Abdullah<span id="more-3814"></span></strong> (hamba Allah):yaitu sebagaimana firman Allah dalam Surah al-Jinn ayat 19 : yang artinya:</p>
<p><em>…Dan bahwasanya ketika Abdullah &#8212;yakni Muhammad saw.&#8212;-berdiri berdoa Kepada-Nya….</em></p>
<p>Dalam ayat tersebut Allah menyebut beliau dengan sebutan <strong>‘abdullah</strong> (Hamba Allah). Nama beliau yang lain lagi adalah <strong>An-Nadzir al-Mubin</strong> (orang yang memberi peringatan dengan jelas dan terang), yaitu sebagaimana firman Allah dalam Surah al-Hijr ayat 89 yang artinya ; Dan katakanlah (Hai Nabi), “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan Yang jelas.”</p>
<p>Sedangkan nama beliau <strong>“Mudzakkir”</strong>adalah seperti diungkap dalam Alquran (QS 88;21 ) yang artinya ; Sesungguhnya engkau adalah pemberi peringatan (Mudzakkir).</p>
<p>Disamping nama di atas, juga disebutkan beberapa nama dan sifat Nabi Muhammad saw. Yang lain.</p>
<p><span style="color:#888888;">Sumber : Buku Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW ( Alhawaadits wa al ahwaal an Nabawiyyah) [Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Penerbit : Darul Hidayah Hal 20-21]</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3814/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3814/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3814&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/04/nama-nama-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sifat-sifat Fisik Nabi Muhammad Saw.</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/03/sifat-sifat-fisik-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/03/sifat-sifat-fisik-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 00:35:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[fisik rasulullah saw]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani]]></category>
		<category><![CDATA[Sirah nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3810</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Tubuh Rasulullah saw. Tidak tinggi,juga tidak pendek. Warna kulitnya tidak terlalu putih dan tidak terlalu coklat. Juga rambutnya,tidak terlalu keriting dan tidak pula sangat lurus. Ketika wafat,pada kepala beliau hanya &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/05/03/sifat-sifat-fisik-nabi-muhammad-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3810&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" src="http://islamicstyle.al-habib.info/wp-content/uploads/2010/02/Our_Prophet_Mohammad_pbuh_by_Gayab-330x190.jpg" alt="" width="300" height="173" />Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani</strong></p>
<p>Tubuh Rasulullah saw. Tidak tinggi,juga tidak pendek. Warna kulitnya tidak terlalu putih dan tidak terlalu coklat. Juga rambutnya,tidak terlalu keriting dan tidak pula sangat lurus. Ketika wafat,pada kepala beliau hanya ada dua puluh helai uban.Tubuh beliau amat baik,berdada lebar hingga dua belah pundaknya tampak agak berjauhan. Rambut beliau kadang-kadang dibiarkan panjang hingga menyentuh pundak,kadang dipotong pendek hingga hanya sampai pada bagian bawah telinga.</p>
<p>Beliau berjanggut lebat. Dua tapak tangan dan jari-jarinya berkulit tebal. Kepala dan tulang lehernya besar dan kuat. Bentuk wajahnya agak bulat. Beliau bermata lebar dengan bagian tengah berwarna hitam pekat serta bulu mata yang panjang lentik.<span id="more-3810"></span> Penghujung matanya (saluran air mata) Nampak berwarna kemerah-merahan. Di bagian tengah dada, dari atas memanjang ke bawah hingga  pusar banyak tumbuh rambut halus bagaikan lembaran memanjang.</p>
<p>Beliau berjalan kuat-kuat sampai membongkok sedikit seolah-olah sedang berjalan menurun. Wajah beliau bersinar berseri-seri dan cerah bagaikan bulan purnama. Suara beliau nyaring terdengar, dua belah pipinya rata pada permukaan wajahnya, dan bagian rahangnya tampak kokoh. Rata pada bagian dada dan perut. Dari bagian bawah bahu hingga lengan kedua tangannya tumbuh rambut halus,demikian juga pada bagian atas dada. Dua pergelangan tangan beliau tampak kuat dan agak panjang. Dua tapak tangannya besar dan lebar,tidak terlalu padat dengan daging. Pada bagian bawah bahu belakang sebelah kiri terdapat khatam an Nubuwwah (“Stempel Kenabian”) tampak seperti bulatan seperti telur merpati.</p>
<p>Apabila beliau sedang berjalan  agak cepat,tanah yang diinjak seolah-olah bergulung-gulung di depannya. Langkah kakinya sama sekali tidak dipaksa-paksakan. Beliau menutupi kepalanya, dan menanggalkan tutup kepalanya sewaktu-waktu, membiarkan rambutnya terurai dan menyisir janggutnya. Beliau memakai celak yang terbuat dari itsmid (para ahli ilmu kimia menyebutnya: antimony) setiap malam,dengan mengusapkannya pada tiap kelopak  mata tiga kali sebelum tidur.</p>
<p>Pakaian yang beliau sukai adalah gamis berwarna putih dan habrah (jenis pakaian  terbuat  dari 8 bulu berwarna agak kemerah-merahan). Lengan gamis beliau  memanjang hingga pergelangan tangan. Pada saat-saat badan terasa letih,beliau memakai pakaian longgar berwarna  merah tua (agak coklat), izar (semacam sarung) dan rida’ (kain penutup punggung). Ada kalanya beliau memakai pakaian rangkap (dua baju) berwarna seperti warna tanah (a’far). Kadang-kadang beliau memakai jubah agak sempit dengan lengan panjang,dan kadang-kadang juga memakai qaba’ (semacam gamis berlengan melebihi panjang tangan hingga ujungnya dapat dimasukkan ke dalam gamis). Ada kalanya juga beliau memakai ‘imamah (sorban) berwarna hitam dan menyampirkan kedua ujungnya di atas bahu beliau. Kadang-kadang beliau suka memakai kisa’ (semacam kain selimut atau kain panas) terbuat dari bulu. Beliau memakai cincin, Khuf (semacam sepatu terbuat dari kain tebal) dan terompah (na’l).</p>
<p><span style="color:#888888;">Sumber : Buku Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW ( Alhawaadits wa al ahwaal an Nabawiyyah) [Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Penerbit : Darul Hidayah Hal 23-24]</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3810/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3810&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/03/sifat-sifat-fisik-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamicstyle.al-habib.info/wp-content/uploads/2010/02/Our_Prophet_Mohammad_pbuh_by_Gayab-330x190.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kekuatan fisik Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/02/kekuatan-fisik-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/02/kekuatan-fisik-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 03:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[nabi muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani]]></category>
		<category><![CDATA[Sirah nabawiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3803</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Rukanah bin ‘Abdi Yazid bin Hasyim bin al-Muththalib bin “Abdi Manaf adalah orang yang paling kuat tenaganya di kalanagan kaum Quraisy. Pada suatu hari di suatu tempat di Makkah ia &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/05/02/kekuatan-fisik-nabi-muhammad-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3803&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" src="http://islamicstyle.al-habib.info/download/2009/11/Mohammed_God__s_Prophet_by_HeDzZaTiOn.jpg" alt="" width="300" height="224" />Oleh : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani</strong></p>
<p>Rukanah bin ‘Abdi Yazid bin Hasyim bin al-Muththalib bin “Abdi Manaf adalah orang yang paling kuat tenaganya di kalanagan kaum Quraisy. Pada suatu hari di suatu tempat di Makkah ia berada sendirian dengan dengan Rasullullah saw.</p>
<p>Beliau saw berkata kepadanya, <strong>“Hai Rukanah, alangkah baiknya jika engkau takut kepada Allah dan mau menerima ajakanku (memeluk Islam).”</strong></p>
<p>Ia menjawab, “Kalau aku tahu bahwa yang kau katakana benar tentu engkau sudah kuikuti!”<span id="more-3803"></span></p>
<p>Rasulullah saw. Berkata lagi, <strong>“Bagaimana sikapmu jika engkau aku jatuhkan, apakah engkau mau tahu bahwa apa yang kukatakan benar?”</strong></p>
<p>Rukanah menjawab, “Baiklah!”</p>
<p>Rasulullah saw. Berkata, <strong>“Ayo mendekat, engkau akan kurobohkan!” </strong> Rukanah mendekat kemudian Rasulullah saw. Mengunci tubuh Rukanah dan menjatuhkannya di atas tanah dalam keadaan tidak berdaya.</p>
<p>Tetapi Rukanah tidak puas dan mau mencoba sekali lagi. Dia berkata, “Mari kita ulang!” Setelah Rukanah bangun, segera Rasulullah saw. Memitingnya dan merobohkannya lagi.</p>
<p>Dengan heran Rukanah berkata kepada Rasulullah saw., “Hai Muhammad, sungguh aneh sekali. Bagaimana engkau dapat merobohkannku!”</p>
<p>Beliau menjawab, <strong>“Ada yang lebih aneh dari itu. Jika engkau mau menundukkan diri dan takut kepada Allah serta menuruti perintahku, akan kuperlihatkan kepadamu yang jauh lebih aneh daripada itu.</strong></p>
<p>“ Rukanah bertanya, “apakah itu?”</p>
<p>Beliau menjawab,<strong> “Pohon yang kau lihat itu akan kupanggil datang mendekatiku.”</strong></p>
<p>“Coba panggil dia!” Kata Rukanah. Rasulullah saw. Kemudian memanggil pohon itu  yang kemudian bergerak sampai berada di hadapan beliau. Beberapa saat kemudian Rasulullah saw. Memerintahkan pohon itu untuk kembali ke tempat semula. Dan benar, pohon itu segera kembali ke tempat semula.</p>
<p>Rukanah pulang ke tengah kaumnya (kaum Musyrik Quraisy)  lalu berseru, “Hai Bani ‘Abdi Manaf, teman kalian itu (yakni Muhammad Rasulullah saw). Sanggup menyihir semua penghuni bumi ini. Demi Allah, saya tidak pernah melihat ada tukang sihir sehebat dia!” Kemudian Rukanah menceritakan apa yang baru saja dia saksikan dan dia alami. Beberapa lama kemudian dia memeluk agama Islam dan menjadi sahabat Nabi.</p>
<p><span style="color:#888888;">Sumber : Buku Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW ( Alhawaadits wa al ahwaal an Nabawiyyah) [Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Bin ‘Abbas Al-Maliki al-Hasani Penerbit : Darul Hidayah Hal 25-26 ]</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3803/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3803/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3803&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/05/02/kekuatan-fisik-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamicstyle.al-habib.info/download/2009/11/Mohammed_God__s_Prophet_by_HeDzZaTiOn.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Cara Mendidik Anak ala Rasulullah SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/20/cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/20/cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 12:18:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Quraish Shihab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3799</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Prof.DR. M Quraish Shihab Pakar-pakar pendidikan di Indonesia menilai bahwa salah satu sebab utama kegagalan pendidikan kita karena para pendidiknya yang gagal. Padahal, salah satu syarat mutlak untuk keberhasilan pendidikan adalah dipilihnya pendidik yang baik. Nah, Rasulullah adalah &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/04/20/cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3799&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Prof.DR. M Quraish Shihab</strong></p>
<p>Pakar-pakar pendidikan di Indonesia menilai bahwa salah satu sebab utama kegagalan pendidikan kita karena para pendidiknya yang gagal. Padahal, salah satu syarat mutlak untuk keberhasilan pendidikan adalah dipilihnya pendidik yang baik. Nah, Rasulullah adalah suri tauladan yang terbaik, karenanya mari kita berkaca dari sepercik cara mendidik anak ala beliau.</p>
<p>Kita dalam hal ini berada dalam lingkaran setan, anak didik tidak berkualitas ternyata karena gurunya yang kurang bermutu, akhirnya pendidikannya gagal. Memang salah satu syarat mutlak untuk keberhasilan pendidikan adalah dipilihnya pendidik yang baik, yang sebelumnya perlu dididik pula. Sebenarnya kalau melihat ke sejarah Nabi, problema ini baru terselesaikan karena Allah Swt. turun tangan.<span id="more-3799"></span></p>
<p>Anak didik dibentuk oleh empat faktor. Pertama, ayah yang berperan utama dalam membentuk kepribadian anak. Bahkan, dalam Al-Quran hampir semua ayat yang berbicara tentang pendidikan anak, yang berperan adalah ayah. Kedua, yang membentuk kepribadiannya juga adalah ibu; ketiga, apa yang dibacanya (ilmu); dan keempat, lingkungan. Kalau ini baik, anak bisa baik, juga sebaliknya. Begitu pula baik-buruk kadar pendidikan kita.</p>
<p>Empat faktor ini belum tentu semuanya terwujud. Ketika Allah Swt. menetapkan bahwa Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya, maka yang membentuk kepribadiannya adalah Allah Swt. Sebab, bila diserahkan kepada masyarakat atau keluarga, maka ia tidak akan sempurna, bisa jadi keliru. Dalam hal ini, Tuhan yang melakukan, sedangkan masyarakat atau keluarga diberi peranan yang sangat sedikit. Itu sebabnya bila telah selesai peranan ayah, maka dia diambil-Nya meninggal dunia. Ini karena Tuhan tidak mau beliau dididik bapaknya. Begitu lahir dibawa ke desa dan ketika usia remaja baru ketemu ibunya. Namun, ibunya pun kemudian diambil-Nya. Selain itu, beliau lahir di lingkungan dengan gaya hidup yang terbelakang, bahkan hampir tidak tersentuh oleh peradaban. Padahal, waktu itu Mesir, Persia, dan India semunya sudah maju. Dalam hal ini, Allah Swt. ingin mendidik langsung beliau untuk menjadi pendidik, yakni figur yang diteladani bagaimana seharusnya mendidik. Itu sebabnya beliau bersabda, Addabanî Rabbî fa Ahsana Ta’dîbi (”Yang mendidik saya itu adalah Tuhan”). Juga, Bu’itstu Mu’alliman (”Saya diutus-Nya menjadi pengajar, pendidik”).</p>
<p>Kita ambil beberapa inti dari kisah hidup Rasulullah Saw. Beliau bersabda, “Bila ingin anak yang membawa namamu itu tumbuh berkembang dengan baik, maka pilih-pilihlah tempat kamu meletakkan spermamu, karena gen itu menurun”. Jadi, sebelum anak lahir kita harus memilih hal yang baik, karena gen ini mempengaruhi keturunan. Pakar pendidikan mengakui bahwa ada faktor genetik dan pendidikan. Walaupun mereka berbeda pendapat yang mana lebih dominan, namun yang jelas keduanya punya pengaruh. Penulis pribadi cenderung berpendapat yang lebih dominan itu sebenarnya pada pendidikan, bukan sperma (gen). Sebagai analogi, bila kita lagi sumpek, masakan kita bisa tidak enak. Di sini ada pengaruh dari emosi dan sikap pada saat membuat suatu masakan. Jadi, bila ingin anak yang baik, maka harus ditanamkan perasaan yang enak, harmonis, dan penuh keagamaan sewaktu memproduksinya. Ini berpengaruh kepada jabang bayi. Ketika membuatnya dalam situasi ketakutan, maka anaknya pun akan menjadi penakut. Anak yang lahir di luar nikah itu berbeda dengan anak yang lahir dari hubungan yang sah. Karena semua orang sadar dalam hati bahwa perzinahan itu buruk, maka hal ini nantinya dapat berpengaruh terhadap anak. Karena itu pula, Nabi Saw. memerintahkan untuk memilih tempat-tempat yang baik saat menanamkan sperma kita dan dianjurkan sebelumnya untuk membaca doa dan tidak dihantui rasa takut atau cemas.</p>
<p>Di dalam Al-Quran diterangkan, Nisâukum hartsun lakum (Isteri kamu adalah ladang buatmu). Di sini Al-Quran mengumpamakan suami sebagai “petani” dan isteri sebagai “ladang”. Kalau petani menanam tomat, apakah apel yang tumbuh? Siapa yang salah, bila si suami menghendaki anak laki-laki namun yang lahir perempuan, petani atau ladangnya? Tentu petani. Setelah ditanam, semestinya benih itu dipelihara. Bila ada hama, maka perlu dipupuk, disirami, dan dipelihara dengan baik. Setelah ada hasilnya, maka perlu dicuci dulu bila ingin dimakan. Dan bila ingin dijual, juga dibersihkan dulu dan dikemas sedemikian rupa agar dapat bermanfaat. Ini sebenarnya pelajaran dalam Al-Quran. Agar buah yang lahir dari kehidupan suami-isteri ini bisa membawa manfaat sebanyak mungkin, maka harus memperhatikan sang isteri (ibu). Dari sini, sekian banyak anjuran untuk memberikan makanan yang bergizi bagi seorang ibu. Di masa Nabi Saw, buah yang paling banyak adalah kurma. Kurma itu memiliki vitamin dan karbohidrat yang tinggi. Nabi Saw. berkata, “Isteri-isteri kamu yang sedang hamil, maka berilah ia kurma agar supaya anaknya lahir sehat dan gagah”.</p>
<p>Hal di atas menunjukkan bahwa jauh sebelum anak dilahirkan, ternyata Islam telah memiliki landasan dan tempat berpijak. Lalu, apa yang perlu diperankan orang tua sekarang? Pertama, satu hal yang perlu digarisbawahi, begitu seorang anak lahir, Islam mengajarkan untuk diadzankan. Walaupun anak itu belum mendengar dan melihat, tapi ini memiliki makna psiko-keagamaan pada pertumbuhan jiwanya. Anak yang baru beberapa hari lahir, kalau ia ketawa, anda jangan menduga bahwa ia ketawa karena atau dengan ibunya, tapi karena ia merasakan kehadiran seseorang. Para pakar mengatakan demikian, karena ada orang yang lahir buta tetap tersenyum saat ibu mendekatinya. Jadi, seorang bayi memiliki rasa pada saat mendengar adzan, juga memiliki jiwa yang bisa berhubungan dengan sekelilingnya. Karena itu, adzan menjadi kalimat pertama yang diucapkan kepadanya. Dan, karena saat membacakan adzan seorang muadzin berhubungan dengan Tuhan, maka inilah yang memberikan dampak bagi perkembangan anak ke depan.</p>
<p>Kedua, sampai umur tujuh hari, kelahiran anak perlu disyukuri (’aqiqah). Kalau begitu, jangan sampai terbetik dalam pikiran ibu/bapak merasa tidak mau atau tidak membutuhkannya, karena saat itu sang anak sudah punya perasaan dan harus disambut dengan penuh syukur (’aqiqah). Misal, ada orang yang mengharapkan anak laki-laki, namun kemudian lahir anak perempuan, akhirnya ia kecewa serta tidak menerima dan menyukurinya. Semestinya perlu disyukuri, baik laki-laki maupun perempuan.</p>
<p>Ketiga, setelah ‘aqiqah, sang anak baru diberi nama yang terbaik karena dalam hadis disebutkan, “Di hari kemudian nanti orang-orang itu akan dipanggil dengan namanya”. Dalam hadis lain dijelaskan, “Nama itu adalah doa dan nama itu bisa membawa pada sifat anak kemudian”. Jadi, pilihlah nama yang baik untuknya.</p>
<p>Nama itu adalah sebuah doa yang menyandangnya. Ada ilustrasi, sebelum perang Badar (2 H.). berkecamuk, ada duel perorangan antara kaum muslim dan musyrik. Ali, Hamzah, dan ‘Ubaidah dari pihak kaum muslim, sedangkan dari pihak kaum musyrik yaitu ‘Utbah, Al-Walid dan Syaibah. Ali (yang tinggi) melawan Utbah (orang yang kecil). Hamzah (singa) berhadapan dengan Syaibah (orang tua). Al-Walid (anak kecil) berhadapan dengan ‘Ubaidah (hamba yang masih kecil). Bisa dibayangkan, bagaimana kalau orang yang tinggi besar berhadapan dengan anak kecil atau orang yang dijuluki “singa” dengan orang tua, siapa yang menang? Yang terjadi, Ali dan Hamzah berhasil membunuh lawannya, sedangkan Ubaidah dan al-Walid tidak ada yang terbunuh hanya keduanya terluka.</p>
<p>Nabi Saw. dipilihkan oleh Allah semua nama yang baik dan sesuai, karena ia adalah doa bagi yang menyandangnya. Misal, Nabi memiliki ibu bernama Aminah (yang memberi rasa aman) dan ayahnya Abdullah (hamba Allah). Yang membantu melahirkan Nabi namanya As-Syaffa (yang memberikan kesehatan dan kesempurnaan). Yang menyusuinya adalah Halimah (perempuan yang lapang dada), jadi Nabi dibesarkan oleh kelapangan dada. Anjuran untuk memilih nama yang mengandung doa juga dimaksudkan agar jangan sampai menimbulkan rasa rendah diri pada sang anak.</p>
<p>Keempat, mendidik anak bagi Nabi Saw. adalah menumbuhkembangkan kepribadian sang anak dengan memberikan kehormatan kepadanya, sehingga beliau sangat menghormati anak-cucunya. Bila memang sejak kecil ia sudah memiliki perasaan, maka jangan sampai ada perlakuan yang menjadikannya merasa terhina. Allah merahmati seseorang yang membantu anaknya untuk berbakti kepada orang tuanya. Nabi Saw. pernah ditanya, “Bagaimana seseorang membantu anaknya supaya ia berbakti?”, Nabi berkata: “Janganlah ia dibebani (hal) yang melebihi kemampuannya, memakinya, menakut-nakutinya, dan menghinanya”.</p>
<p>Ada sebuah riwayat, seorang anak lelaki digendong oleh Nabi dan anak itu pipis, lantas ibunya langsung merebut anaknya itu dengan kasar. Nabi kemudian bersabda, “Hai, bajuku ini bisa dibersihkan oleh air, tetapi hati seorang anak siapa yang bisa membersihkan”. Riwayat lain menyebutkan bahwa Nabi berkata, “Jangan, biarkan ia kencing”. Dari hal ini, muncul ketentuan, bila anak laki-laki kencing cukup dibasuh, sedangkan bila anak perempuan dicuci dengan sabun. Riwayat tadi memberi pelajaran bahwa sikap kasar terhadap seorang anak dapat mempengaruhi jiwanya sampai kelak ia dewasa.</p>
<p>Namun sisi lain, ada satu hal di mana Nabi sangat hati-hati dalam persoalan anak. Ketika Nabi lagi di masjid, ada orang yang kirim kurma, kemudian cucunya datang dan mengambil sebuah kurma lalu dimakannya. Nabi bertanya kepada ibunya, “Ini anak tadi mengambil kurma dari mana?” Sampai akhirnya, dipanggilnya Saidina Hasan dan dicongkel kurma dari mulutnya. Ini maknanya apa? Nabi tidak mau anak cucunya itu memakan sesuatu yang haram, walaupun ia masih kecil dan tidak ada dosa baginya, karena itu akan memberikan pengaruh kepadanya kelak ia besar.</p>
<p>Ada cerita dari pengalaman seorang ibu yang pendidikannya hanya sampai SD dan memiliki 13 anak, tetapi semuanya berhasil. Suatu ketika, ada orang yang bertanya kepada si ibu itu, “Doa apa yang dipakai ibu sehingga semuanya berhasil?” Jawabnya, “Saya dan suami saya tidak banyak berdoa. Tapi, bila anak saya bersalah atau saya tidak senang perbuatannya, saya selalu berkata, “Mudah-mudahan Tuhan memberimu petunjuk”. Jadi, anak ini tidak dimaki, dikutuk, atau dimarahi. Dan, kami kedua orang tuanya tidak pernah memberi makan mereka dengan makanan yang haram”.</p>
<p>Sumber : <a href="http://sayyidario.blogspot.com/2010/02/tausiyah-cara-mendidik-anak-ala.html">sayyidario.blogspot.com</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/ceramah/'>Ceramah</a>, <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3799/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3799&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/20/cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta mereka padanya SAW</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/08/cinta-mereka-padanya-saw/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/08/cinta-mereka-padanya-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 12:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[Wafat rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3790</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ustadzah Umbuhmaid Sayyidina Bilal ra, muadzin Nabi SAW, seorang yang asalnya budak dan sekarang kita panggil sayyid (tuan) karena kemuliaannya menjadi sahabat Muhammad SAW. Setelah wafat Nabi SAW, ia pun meninggalkan kota Madinah, karena merasa tidak mampu untuk &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/04/08/cinta-mereka-padanya-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3790&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-3795" src="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/04/208472_111227588959068_100002154823986_103712_144784_n.jpg?w=300&#038;h=261" alt="" width="300" height="261" />Oleh : Ustadzah Umbuhmaid</strong></p>
<p>Sayyidina Bilal ra, muadzin Nabi SAW, seorang yang asalnya budak dan sekarang kita panggil <em>sayyid </em>(tuan) karena kemuliaannya menjadi sahabat Muhammad SAW.</p>
<p>Setelah wafat Nabi SAW, ia pun  meninggalkan kota Madinah, karena merasa tidak mampu untuk tinggal di  kota Nabi – tanpa sang Nabi. Selang beberapa waktu  setelah tinggal di kota tujuannya, beliau memimpikan Rasulullah SAW  yang mengisyaratkan untuk kembali ke Madinah. Maka beliau pun kembali ke  Madinah.<span id="more-3790"></span></p>
<p>Setibanya di Madinah, disambut oleh  sayyidina Abu Bakar Shiddiq ra dan memintanya untuk kembali menjadi  muadzin di kota Madinah sebagaimana dulu ia adzan untuk Nabi SAW. Beliau  menolak,</p>
<p>“Tidak akan saya adzan selain untuk Nabi SAW,” katanya.</p>
<p>Sayyidina Umar ra pun memaksa dan Bilal menolak. Sayyidina Ustman dan sayyidina imam Ali ra memaksa dan beliau masih menolak.</p>
<p>Maka pulanglah Sayyidina Ali dan  membisikkan kepada kedua anaknya, Sayyidina Al-Hasan dan Al-Husain,  untuk meminta Bilal adzan di Madinah. Maka ketika sayyidina Al-Hasan dan  Al-Husain meminta Bilal untuk adzan, beliau berkata,</p>
<p>“Bagaimana saya menolak permintaan yang disampaikan dari lisan yang pernah dikecup Nabi SAW.”</p>
<p>Datang waktu shalat. Bilal naik ke atas mesjid, lalu mengumandangkan:</p>
<p>ALLAHU AKBAR<br />
ALLAHU AKBAR</p>
<p>Sebagian sahabat di Madinah yang tidak  mengetahui kedatangan Bilal tersentak kaget, lalu bergembira, seakan  terbangun dari mimpinya,</p>
<p>“Ada Bilal berarti ada Nabi SAW,” mengharap wafat Nabi SAW cuma mimpi.</p>
<p>ALLAHU AKBAR<br />
ALLAHU AKBAR</p>
<p>Bergegas seluruh penduduk Madinah. Mereka keluar dari rumah mereka dengan hati bergetar penuh kerinduan.</p>
<p>ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH</p>
<p>Mereka menuju masjid Nabi SAW, melihat Bilal.</p>
<p>ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH</p>
<p>mencari Rasulullah SAW<br />
dimana…?<br />
mana…?</p>
<p>ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH</p>
<p>Gemuruh isak tangisan kesedihan kerinduan para sahabat di kota Madinah. Bilal pingsan, tak meneruskan adzannya.</p>
<p>Yaa Muhammad…!<br />
hanya Bilal….<br />
Mana Muhammad SAW…?</p>
<p>Di hati mereka, para sahabat, selalu  hidup menyinari hati dan keimanan mereka dan di hati para sholihin,  pencinta Muhammad SAW, bahkan selalu bersama mereka tak terpisahkan.</p>
<h2 style="text-align:right;">شوقي إلى دار الحبيب محمد شوق تمكن في الحشا وتكتما</h2>
<h2 style="text-align:right;">دار حوت نعم الإله جميعها مذ فيهـا خير عبد قد نمـا</h2>
<p>Rinduku pada daar Muhammad SAW<br />
rindu yang tersimpan dan terpendam di hati<br />
daar tempat terkumpulnya seluruh nikmat Allah<br />
karena telah tinggal di dalamnya hamba terbaik dan tersuci<br />
(Syair Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi)</p>
<pre>Sumber<em> : </em><a href="http://bisyarah.wordpress.com/2011/04/07/cinta-mereka-padanya-saw/">bisyarah.wordpress.com</a></pre>
<p><em><br />
</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3790/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3790&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/08/cinta-mereka-padanya-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abizakii.files.wordpress.com/2011/04/208472_111227588959068_100002154823986_103712_144784_n.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Habib Ali Al-jufri berkisah tentang Detik-detik Wafatnya Rasulullah SAW(part.7 selesai)</title>
		<link>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/06/habib-ali-al-jufri-berkisah-tentang-detik-detik-wafatnya-rasulullah-sawpart-7-selesai/</link>
		<comments>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/06/habib-ali-al-jufri-berkisah-tentang-detik-detik-wafatnya-rasulullah-sawpart-7-selesai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 02:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abizakii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Ali Al-Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[prophet muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Sirah nabawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Wafat rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abizakii.wordpress.com/?p=3763</guid>
		<description><![CDATA[Makna “siapa Menyembah Muhammad…” Sayyidina Abubakar mengusap air mata dari kedua matanya yang mulia itu dengan tangannya. Lalu ia kembali menyelimuti kain penutup wajah mulia Rasulullah SAW. Ia pun kemudian beranjak kepada keluarga Rasulullah SAW dan berusaha untuk menenangkan mereka. &#8230; <a href="http://abizakii.wordpress.com/2011/04/06/habib-ali-al-jufri-berkisah-tentang-detik-detik-wafatnya-rasulullah-sawpart-7-selesai/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3763&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" src="http://www.islamicwall.tazakhabray.com/images/wallpapers/1144w8x62808.jpeg" alt="" width="300" height="224" />Makna “siapa Menyembah Muhammad…” </strong></p>
<p>Sayyidina Abubakar mengusap air mata dari kedua matanya yang mulia itu dengan tangannya. Lalu ia kembali menyelimuti kain penutup wajah mulia Rasulullah SAW. Ia pun kemudian beranjak kepada keluarga Rasulullah SAW dan berusaha untuk menenangkan mereka.</p>
<p>Pada saat ia menangis dan mengatakan kepada Rasulullah SAW bahwa beliau hidup dan wafat dalam kebaikan, saat itu para wanita seisi rumah itu pun menangis. Abubakar RA kemudian keluar dan ia melihat kembali betapa seisi masjid berada dalam kepiluan.<span id="more-3763"></span></p>
<p>Kemudian ia menaiki mimbar kekasihnya, tuannya, dan pemimpinnya, Rasulullah SAW. Langkah kakinya telah membawanya ke mimbar itu. Maka, setelah memuji Allah SWT, bersalawat atas Nabi, ia pun mengutip firman Allah SWT,”Setiap jiwa akan mendapatkan kematian.” Ia juga membacakan ayat,”Dan tidaklah Muhammad itu kecuali sebagai rasul dan telah berlalu para rasul sebelumnya.” Dan ayat,”Sesungguhnya engkau mati dan mereka juga mati.”</p>
<p>Ia berkata lagi,”Siapa yang menyembah Muhammad, Muhammad telah wafat. Siapa yang menyembah Allah,Allah itu hidup dan tidak mati.”</p>
<p>Kalimat ini mengandung pemahaman yang dalam. Pemahamannya bukanlah seperti pemahaman mereka yang jahil pada saat ini, yang memahami kata-kata “Siapa yang menyembah Muhammad, Muhammad telah wafat” sebagai putusnya hubungan dengan Nabi SAW.</p>
<p>Demi Allah, Tuhan Yang Disembah, makna kalimat itu adalah siapa yang mengaitkan dirinya dengan kehidupan Rasulullah SAW di dunia saja, kehidupan Rasulullah SAW telah berakhir. Rasulullah telah wafat. Namun siapa yang menjadikan hubungannya dengan Rasulullah SAW sebagai hubungannya dengan Allah SWT, Allah itu Mahahidup dan tidak mati.</p>
<p>Jadi, dengan pengertian bahwa hubungan kalian dengan Rasulullah SAW tidak akan pernah berakhir. Karena, hubungan dengan Rasulullah SAW memiliki kaitan erat dengan hubungan kepada Allah SWT, Yang Mahahidup. Kaitan ini adalah kaitan yang hidup dan tidak pernah mati.</p>
<p>Kemudian Sayyidina Abubakar berpaling kepada Sayyidina Umar, menghiburnya dari kebimbangan yang ia rasakan.</p>
<p><strong>Aroma Kesturi</strong></p>
<p>Di rumah Rasulullah SAW, Sayyidina Ali pun telah bangun setelah terjatuh lantaran kesedihan. Ia bersama Sayyidina Abbas mengurus jenazah Rasulullah SAW. Kemudian, turut pula bersama itu kedua putra Sayyidina Abbas, yaitu Abdullah dan fadhl.</p>
<p>Dibantu oleh mereka, Sayyidina Ali KW memandikan jasad mulia Rasulullah SAW dengan pakaian yang masih beliau kenakan tanpa membuka aurat beliau sedikit pun. Sayyidina Ali mengatakan, “Kami memandikan beliau dan beliau masih mengenakan pakaiannya. Saat kami hendak memiringkan beliau ke kanan, beliau menghadap kekanan dengan sendirinya. Ketika kami hendak memiringkan beliau ke kiri, beliau menghadap ke kiri dengan sendirinya. Kami tidak mendapati seorang pun yang membantu kami untuk memandikan beliau, kecuali jasad beliau sendiri yang berubah kedudukannya.”</p>
<p>Katanya lagi, “Ketika kami memandikan beliau,angin yang sejuk dan nyaman bertiupan kearah kami seakan-akan kami merasakan para malaikat masuk dan bersama dengan kami pada saat itu, ikut memandikan jasad mulia Rasulullah SAW. Tidaklah ada air yang jatuh dari jasad mulia baginda Rasulullah, melainkan ia lebih wangi dari aroma kesturi. Kemudian, kami kafankan jasad beliau.”</p>
<p><strong>Salah Satu Taman Surga</strong></p>
<p>Di tempat lain, para sahabat saling bertanya,”Di manakah akan kita makamkan jasad Rasulullah SAW?”</p>
<p>Sebagian dari mereka ada yang mengatakan agar jasad Rasulullah SAW dimakamkan di Baqi’. Imam Muslim dalam kitab Ash-Shahih nya menyatakan, sebagian sahabat mengatakan agar beliau dimakamkan di sisi mimbarnya, yaitu di dalam Masjid Nabawi.</p>
<p>Hal ini menjelaskan bahwa, ketika Allah melaknat Yahudi dan Nasrani yang menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat sujud mereka, laknat tersebut bukanlah karena sujud di suatu masjid yang ada kuburnya di dalamnya. Sebab, bila cara pandang seperti itu benar, niscaya para sahabatlah yang terlebih dahulu memahami akan hal tersebut, sebagai buah dari kehidupan mereka bersama Rasulullah SAW.</p>
<p>Sampai kemudian Sayyidina Abubakar RA mengatakan kepada para sahabat yang lainnya, “Sesungguhnya para nabi  dikuburkan di tempat mereka mengembuskan napasnya yang terakhir, sebagaimana yang aku dengar dari sabda Rasulullah SAW.”</p>
<p>Maka digalilah lubang di dalam kamar Rasulullah SAW sebagai tempat untuk menyemayamkan jasad suci beliau. Kemudian turunlah Sayyidina Ali KW ke dalam lubang kubur Rasulullah SAW, yang, demi Allah, tak lain merupakan salah satu taman dari taman-taman surga. Selain Sayyidina Ali, ikut turun pula pembantu Rasulullah SAW yang bernama Syaqran.</p>
<p>Syaqran berkata, “Aku melihat ke atas, tempat yang pernah diduduki Rasulullah SAW. Hatiku pilu. Kini kami harus meletakkan jasad Rasulullah SAW dalam kuburnya. Aku melihat ke atas tempat duduk Rasulullah SAW. Aku mengambilnya. Aku pun berkata,</p>
<p>“Ya Rasulullah, tiada satu pun yang boleh duduk di atas tempat duduk ini selepasmu, wahai Rasulullah!.”</p>
<p>Sayyidina Ali pun memakamkan Rasulullah SAW dalam kubur beliau, bersama para sahabat yang terlibat saat pemakaman itu.</p>
<p><strong>Sang Putri Menyusul</strong></p>
<p>Ketika mereka telah bubar usai pemakaman, datanglah Sayyidatina Fathimah Az-Zahra. Dialah yang tidak ada kesedihan yang lebih mendalam melanda seseorang setelah kepergian Rasulullah SAW selain yang dialami oleh putri Rasulullah SAW ini.</p>
<p>Dalam keadaan menangis, Sayyidatina Fathimah melihat Anas bin Malik RA, pembantu ayahandanya, yang besar dibawah asuhan Rasulullah SAW dan mendapat didikan Rasulullah SAW, di rumah beliau itu. Kemudian ia berkata kepada Anas, “Ya Anas, engkau sanggup meletakkan tanah di atas tubuh Rasulullah?”</p>
<p>Anas pun menangis, sambil mengatakan, “Celakalah kami, celakalah kami, celakalah kami, wahai Fathimah. Sesungguhnya kami tidak menyadari dengan apa yang kami lakukan. Kalaulah kami telah mendengarkan terlebih dulu apa yang engkau katakan sekarang ini, niscaya kami tidak akan sanggup mengebumikannya.”</p>
<p>Sayyidatina Fathimah pun berlalu, seakan ia tak mengenali siapa pun yang ada disitu. Hatinya amat sedih karena musibah yang menimpanya. Ia kemudian berdiri di sisi kubur ayahandanya dan mengambil segumpal tanah, lalu menciumnya.</p>
<p>Dalam tangisannya, ia berkata, “Apa yang dapat dirasakan si pencium tanah kubur Nabi Muhammad ini…. Tidak dapat dirasakan pada selainnya sepanjang masa. Aku ditimpa musibah dengan musibah yang jika musibah selainnya menimpaku setiap hari pun niscaya tidak mengapa.”</p>
<p>Tidak sampai lima bulan setelah wafatnya Rasulullah SAW, Sayyidatina Fathimah pun wafat. Fathimah adalah seorang yang di gelari Ummu Abiha, Ibu dari Ayahnya (Karena sejak meninggalnya Sayyidatina Khadijah, istri Rasulullah SAW, Sayyidatina Fathimah-lah yang banyak mengurus keseharian hidup Rasulullah SAW).</p>
<p><strong>“ Wahai Rasulullah….”</strong></p>
<p>Sekarang, bagaimanakah keadaan kalian semua, wahai para sahabat, selepas wafatnya Rasulullah SAW? Adakah kalian memahaminya sebagai akhir dari kehidupan Rasulullah SAW?</p>
<p>Demi Allah, tidak demikian. Dugaan seperti itu benar-benar meleset.</p>
<p>Seperti yang disebutkan oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari jilid kedua pada kitab Memohon Pertolongan, sebagaimana juga ini diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, Al-Hakim, dan Ibnu Khuzaimah dengan sanad yang shahih, Bilal ibn Harits Al-Muzuni, salah seorang sahabat Nabi, datang berziarah ke makam Rasulullah SAW. Saat itu musim paceklik tengah melanda,yaitu pada masa pemerintahan Sayyidina Umar RA. Ia pun berdiri di sisi makam mulia Rasulullah SAW dan berkata, “Ya Rasulullah….”</p>
<p>Perhatikanlah baik-baik, sahabat Nabi ini mengatakan “Ya Rasulullah….” (Yaitu memanggil Rasulullah SAW secara langsung, atau sebagai orang kedua).</p>
<p>“Ya Rasulullah. Banyak yang telah binasa, mohonkanlah air kepada Allah untuk umatmu.”</p>
<p>Karena mereka memahami bahwa Rasulullah SAW hidup di dalam kuburnya. Beliau mendengarkan shalawat yang diucapkan atas beliau, dan menjawab salam yang diucapkan kepada beliau. Beliaulah yang telah bersabda,”Sesungguhnya para nabi itu hidup dalam kubur mereka.”</p>
<p>Selesai.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam Semoga bermanfaat.</p>
<pre>Sumber : Majalah Alkisah edisi 05/2011</pre>
<br />Filed under: <a href='http://abizakii.wordpress.com/category/rasulullah-saw/'>Rasulullah SAW</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abizakii.wordpress.com/3763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abizakii.wordpress.com/3763/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abizakii.wordpress.com&amp;blog=11391541&amp;post=3763&amp;subd=abizakii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abizakii.wordpress.com/2011/04/06/habib-ali-al-jufri-berkisah-tentang-detik-detik-wafatnya-rasulullah-sawpart-7-selesai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<georss:point>1.045626 104.030453</georss:point>
		<geo:lat>1.045626</geo:lat>
		<geo:long>104.030453</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/565c0b622425064af9a51a692e8ce826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abizakii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.islamicwall.tazakhabray.com/images/wallpapers/1144w8x62808.jpeg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
