Bulan Rajab

Oleh: Alhabib Shodiq bin Abubakar Baharun

Di dalam bulan rajab yang penuh rahmat ini, Allah Swt mencurahkan rahmat-Nya yang sangat banyak, maka dari itu bulan rajab ini dinamai oleh banyak ulama’ (dengan landasan hadits rasulullah Muhammad Saw) bahwa bulan rajab adalah rajabulashab yaitu yang artinya bulan rajab penuh curahan rahmat dan maghfiroh dari Allah Swt.

Dan bulan rajab dikenal dengan syahrullah (bulan yang dikhususkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt) seperti yang disabdakan rasulullah Muhammad Saw, maka rasulullah Muhammad Saw mengkhususkan di bulan rajab ini ayat memperbanyak baca istighfar yaitu meminta ampunan kepada Allah Swt. Di dalam bacaan istighfar banyak sekali manfaatnya di dalam Alqur’an.

52. Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.”

10. Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,
11. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
12. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya berkata: “Maknanya, jika kalian bertaubat kepada Allah Swt, meminta ampun kepada-Nya dan kalian senantiasa mentaati-Nya niscaya Ia akan membanyakkan rizqi kalian dan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit, mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kalian, melimpahkan air susu perahan untuk kalian, membanyakkan harta dan anak-anak untuk kalian, menjadikan kebun-kebun yang di dalamnya bermacam-macam buah-buahan untuk kalian serta mengalirkan sungai-sungai di antara kebun-kebun itu (untuk kalian).”

Demikianlah, dan Amirul mukminin Umar bin Khaththab juga berpegang dengan apa yang terkandung dalam ayat-ayat ini ketika beliau memohon hujan dari Allah.

Muthrif meriwayatkan dari Asy-Sya’bi: “Bahwasanya Umar keluar untuk memohon hujan bersama orang ba-nyak. Dan beliau tidak lebih dari mengucapkan istighfar (memohon ampun kepada Allah) lalu beliau pulang. Maka seseorang bertanya kepadanya, ‘Aku tidak mendengar Anda memohon hujan’. Maka ia menjawab, ‘Aku memohon diturunkannya hujan dengan majadih langit yang dengannya diharapkan bakal turun air hujan.

Bahwa siapa saja yang mau membaca istighfar secara langgeng maka dia akan dicurahi rahmat dari Allah Swt dan semua hajatnya akan dikabulkan oleh Allah Swt. Kalau kita mempunyai hajat maka perbanyaklah membaca istighfar, kemudian minta kepada Allah Swt niscaya hajat kita akan dikabulkan oleh Allah Swt. Amin.

Di dalam kitab manaqib Al imam al alamah alhabib Hasan bin Sholeh Albahr, beliau berkata bahwa barang siapa membaca istighfar 1000x dalam satu hari sampai satu tahun dengan langgeng, maka dia akan dimudahkan rizqinya oleh Allah Swt dan dia akan diberi kekayaan yang cukup untuk kehidupannya di dunia serta dia akan mendapatkan pahala dan pengampunan dari Allah Swt untuk di dunia dan akhiratnya seperti yang disabdakan oleh rasulullah Muhammad Saw. Ini sangat mujarab, buktikan!

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita ahli istighfar yang selalu bermanfaat untuk diri kita dan keluarga kita, juga bermanfaat di dunia dan di akhirat kita. Amin.

Madadun Nabawiy

About these ads

Tentang abizakii

"Seorang hamba Allah yang berusaha mengenal dan mencintai Nabi-Nya"
Tulisan ini dipublikasikan di Habaib dan tag , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s